Twitter Updates

  • Semua pertanyaan yang masuk akan kami pilih dan jawabannya akan kami post di…
  • Selamat sore! Punya pertanyaan seputar kesehatan? Coba kirimkan pada kami.…
  • Selamat pagi! Yuk dengarkan talkshow AQUA bersama @hardrockfm di http://...
  • Ingin mengajak AQUA untuk bekerja sama sebagai sponsor acara/kegiatan? Dapatkan…
  • Selamat pagi! Bagaimana dengan aktivitas pagi Anda hari ini?
  • Selamat sore! Terima kasih atas kepercayaan Anda atas Kebaikan Alam AQUA :)…
  • Selamat pagi! Sudahkah Anda minum air putih hari ini?

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Pertanyaan umum seputar AQUA kembali ke halaman depan AQUA Menyapa


Tips Membersihkan Dispenser

Jika Ibu/Bapak menyangka kalau dispenser tidak perlu dibersihkan karena isinya hanya air, ternyata anggapan ini tidak benar. Terutama di negara kita yang udaranya lembab, terkadang dispenser bisa juga menjadi tempat bakteri beranak pinak. Untuk membersihkannya tidak sulit, hanya dengan air kran, pemutih, sikat kecil dan lap bersih saja. Pertama cabut dulu listrik

dispenser, setelah botol diambil, kosongkan reservoir dengan menggunakan tombol air dingin. Isi reservoir dengan air kran hingga penuh, campur satu sendok teh pemutih dengan satu cangkir air kran dan tuangkan ke reservoir. Kemudian sikat bagian dalam reservoir dengan sikat kecil dan diamkan selama 5 menit. Kosongkan kembali isi reservoir lalu dilap hingga kering. Bilas kembali sisa pemutih dengan mengisi reservoir dengan air kran hingga 2 sampai 3 kali. Lakukan ini 3 atau 4 bulan sekali agar dispenser  bebas dari bakteri.

Bagaimana cara membersihkan dispenser?

Dispenser elektrik tabung dingin:

  • Buka bagian atas dispenser
  • Kuras tabung dengan menekan kran yang ada di bagian depan
  • Bersihkan dengan lap basah yang bersih
  • Lap kembali dengan sanitizer tissue atau tisu lain dengan kandungan alkohol 75%
  • Kemudian keringkan dengan lap kering yang bersih
  • Jangan lupa untuk membersihkan bagian luar dispenser dengan lap basah yang bersih.

Dispenser elektrik tabung panas:

  • Jangan lupa untuk membersihkan bagian luar dispenser dengan lap basah yang bersih.
  • Kuras tabung dengan cara membuka kran yang ada di belakang (untuk dispenser yang tinggi) atau karet di bawah (untuk dispenser mini)
  • Masukkan air pada tabung panas dengan melalui tabung dingin (tabung atas)
  • Tekan kran berwarna merah dan lakukan berulang-ulang (3-4 kali). Pastikan tabung panas sudah bersih.

Dispenser non elektrik (guci)

  • Kuras guci dengan menekan kran yang ada di bagian depan sampai airnya habis
  • Bersihkan dengan lap basah yang bersih
  • Lap kembali dengan sanitize tissue atau tissue lain dengan kandungan alkohol 75%
  • Kemudian keringkan dengan lap kering yang bersih
  • Jangan lupa untuk membersihkan bagian luar dispenser dengan lap basah yang bersih.

Bagaimana cara mengembalikan botol AQUA yang rusak atau pecah?

  • Botol AQUA yang rusak atau pecah biasanya disebabkan oleh kesalahan penanganan dan penyimpanan produk, karena setiap produk yang keluar dari pabrik pasti sudah memenuhi standar kualitas, tidak mungkin rusak dan pecah. Dan karena ini disebabkan oleh pedagang, Anda bisa meminta gantinya kepada pedagang tempat Anda membelinya.
  • Namun demikian, untuk menghindari hal-hal seperti ini, AQUA melakukan upaya pelatihan dan juga sosialisasi kepada semua pedagang mengenai cara penyimpanan dan penanganan produk AQUA yang benar agar tidak rusak.

Bagaimana cara mengajukan keluhan kualitas galon pecah, bocor dan kotor?

  • Anda dapat mengajukan keluhan kepada orang yang mengantar galon tersebut ke rumah, atau langsung ke toko tempat membeli produk pada saat Anda membelinya.
  • Anda juga dapat mengajukan keluhan melalui website www.aqua.com.
  • Dan untuk menghindari hal ini, sebaiknya setiap kali membeli atau memesan galon, Anda disarankan hanya menerima galon yang kondisinya masih bagus. Jangan menerima galon yang kotor, sudah pecah, penyok atau bahkan bocor.

Dari hasil elektrolisa, yang dipanaskan dengan alat listrik, AQUA berubah warna. Apakah artinya jika AQUA dipanaskan di rumah juga akan berubah warna? Apakah AQUA boleh dipanaskan?

  • Tentu saja tidak, karena berbeda proses. Proses pemanasan pada proses elektrolisa adalah reaksi kimiawi sederhana, menjadi berubah warna karena adanya elektroda bermuatan listrik pada alatnya, sementara di rumah, dipanaskan tidak menggunakan alat yang ada elektrodanya, sehingga tidak akan berubah warna.
  • Tentu saja AQUA boleh dipanaskan. Jika Anda ingin membuat teh atau kopi atau air panas untuk susu, tinggal panaskan AQUA dengan dispenser, lebih praktis dan mudah.
  • Tidak ada resiko apapun jika AQUA dipanaskan untuk membuat berbagai minuman ataupun untuk memasak. Namun Anda tidak harus merebus AQUA, karena AQUA memang untuk langsung diminum, tidak perlu dididihkan/direbus terlebih dahulu.

Saya pernah didatangi orang yang melakukan demo produk, dengan menggunakan semacam alat listrik untuk mengecek kualitas air. Dan dari demo tsb, air AQUA menjadi keruh dan ada endapan hitam, sementara air yang satunya (yang mereka jual) tidak demikian

  • Uji atau tes ini adalah sama sekali tidak benar. Jika alat tes elektrolisa ini dimasukkan ke dalam air yang mengandung mineral, akan selalu timbul gumpalan atau endapan yang berwarna coklat, hijau, kehitam-hitaman ataupun warna lain, tergantung pada jenis mineral yang ada dalam air tersebut.
  • Mineral atau elektrolit yang tadinya dalam keadaan terlarut (dissolved solid), oleh proses elektrolisa menjadi tak terlarut dan tampak sebagai Endapan atau Kekeruhan. Jadi apa yang terlihat sebagai endapan atau “kotoran” sebetulnya tidak lain adalah MINERAL yang sekarang membentuk endapan.
  • Air yang tidak berubah warna dan tidak ada endapan (tetap bening) justru menandakan air tersebut tidak ada/tidak mengandung mineral. Ini akan berbeda hasilnya apabila air yang tidak mengandung mineral tersebut ditaburi dengan sedikit garam dapur, maka akan terbentuk gumpalan berwarna yang sama dengan air yang mengandung mineral.
  • Di samping itu, terjadi pula penambahan endapan dan kekeruhan yang berasal dari pelepasan zat atau elemen yang berasal dari elektroda yang dipakai karena proses elektrolisa ini. Zat yang terlepas dari elektroda adalah sama dengan bahan elektroda itu sendiri, kalau bahan elektrodanya zat besi, maka yang dilepaskan adalah zat besi yang terlihat sebagai endapan yang berwarna Merah-Coklat.
  • Uji ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan kandungan logam berat, karena uji kandungan logam berat tidak bisa dilakukan hanya dengan menggunakan alat ini.
  • Dan perlu diketahui, air yang tidak mengandung mineral dapat menimbulkan efek negatif terhadap kesehatan dan tidak ideal sebagai air minum. Referensi ilmiah mengenai hal ini dapat Anda baca pada artikel yang dipublikasikan situs WHO http://www.who.int/water_sanitation_health/dwq/nutrientschap12.pdf,yang berjudul ‘Health risks from drinking demineralised.’

Karenanya, Anda sebagai konsumen senantiasa berhati-hati terhadap pemberitaan ataupun informasi yang mencoba memanfaatkan ketidaktahuan kita dalam hal reaksi kimia sederhana seperti ini.

Saya pernah mendapat kabar bahwa sebaiknya tidak meminum obat dengan air AQUA, karena ozon yang digunakan sebagai pengawet dalam air AQUA akan mengoksidasi obatnya dan menyebabkan obat tersebut kehilangan khasiatnya. Apakah ini benar?

  • Isu yang beredar perihal residu ozon pada produk AQUA adalah tidak benar. Ozonasi diizinkan oleh SNI Air minum dalam kemasan dan ditujukan untuk melengkapi proses pemurnian air agar air minum bebas dari cemaran mikroba khususnya yang bersifat patogen atau dapat menimbulkan penyakit, bukan sebagai pengawet.
  • Proses Ozonasi efektif dalam mengurangi resiko kontaminasi silang selama proses produksi dan pengemasan air. Sebelum diozonasi, air melalui tahap pemurnian yang terdiri dari penyaringan bertingkat agar logam berat, komponen yang tidak stabil seperti selenium, sulfat, amonium dll dapat terpisah dari air bersih. Penyaringan bertingkat menggunakan filter dengan ukuran mikron yang berbeda. Sebelum ozonasi, air harus melalui filter berukuran 0.1 mikron untuk menyaring spora kapang/jamur, algae dan cryptosporidium. Ozon ditembakkan ke dalam air yang sudah dimurnikan agar resiko kontaminasi silang dari mikroorganisme dapat dicegah.
  • Pemberian Ozon  dilakukan dengan sistem  injeksi dan dosis pemberian berkisar 0.5 ppm sampai 0.6 ppm. Air yang telah diozonasi, disimpan sementara waktu dalam tangki penyimpan sebelum kemudian diisikan ke dalam kemasan botol, gallon atau gelas. Dan untuk mempercepat hilangnya residu Ozon pada kemasan gelas atau botol sebelum pengisian air ke dalam kemasan, air diberi perlakuan penyinaran UV sehingga kita yakin residu Ozon nihil atau nol, hilang sama sekali. Sedangkan pada kemasan gallon, karena selama transportasi terkadang terkena panas matahari, residu Ozon akan  hilang dengan sendirinya.
  • Quality Control AQUA menjamin bahwa residu Ozon pada air AQUA baik pada kemasan gallon, botol dan gelas adalah nihil atau nol karena pada saat produk keluar pabrik dan akan dikirimkan ke distributor atau outlet, quality control mengharuskan nilai residunya nihil atau nol.
  • Data percobaan membuktikan bahwa dosis Ozon 0.5 – 0.6 ppm akan menjadi nihil (nol) dalam 5 jam setelah proses produksi AQUA botol & gelas karena dibantu proses penyinaran UV. Sedangkan pada AQUA gallon, residu Ozon nihil (nol) pada 10 jam setelah produksi.
  • Oleh sebab itu, AQUA dapat menjamin bahwa tidak ada residu Ozon ketika AQUA dikonsumsi, sehingga tidak akan menimbulkan efek oksidasi

Apakah AQUA perlu dimasak/dididihkan lagi untuk diminum oleh anak/bayi saya?
  • AQUA selalu memperhatikan kualitas produknya, mulai dari pemilihan sumber, pemrosesan sampai dengan penanganan produk. Ada standar penyimpanan dan penanganan produk yang harus ditetapkan untuk tetap menjaga kualitas AQUA sampai di tangan Anda.
  • AQUA berasal dari 100% air pegunungan yang mengalir sendiri tanpa dipompa (self flow), sehingga begitu jernih dan mengandung komposisi mineral seimbang. Proses pemilihan mata air dilakukan dengan proses teliti dan hati-hati dengan melalui serangkaian uji geologi, fisika, kimia dan mikrobiologi. Daerah perlindungan air disekitar sumber air tersebut pun juga selalu dijaga kelestariannya.
  • AQUA diproses dengan teknologi tinggi dan penuh kontrol kualitas di setiap titiknya. Ruang produksi dan mesin-mesin senantiasa disanitasi secara rutin. AQUA menerapkan inline system, sebuah sistem produksi yang berkesinambungan tanpa terputus mulai dari pemrosesan air hingga pemasangan tutup dan segel dengan seminimal mungkin sentuhan tangan manusia.
  • Proses diawali dengan filtrasi untuk menyaring air dari partikel-partikel kecil sehingga air jernih. Dan, kemudian dilanjutkan proses ozonisasi untuk memastikan air terbebas dari bakteri patogen penyebab penyakit.
  • Selain itu, tersedia laboratorium dengan peralatan terbaru di setiap pabrik, yang akan mengontrol kualitas produk yang dihasilkan. Dengan adanya pemrosesan yang berteknologi tinggi dan laboratorium dengan peralatan lengkap, air terbebas dari bakteri patogen penyebab penyakit.
  • Standar kualitas AQUA sudah memenuhi standar nasional (SNI) maupun internasional (WHO) sehingga tidak perlu diragukan lagi kualitasnya.
  • Jadi Anda tidak perlu memasaknya terlebih dahulu, karena AQUA sangat aman untuk dikonsumsi secara langsung oleh siapa saja. Ini adalah bagian dari komitmen AQUA ntuk memberikan air minum terbaik bagi keluarga sehat Indonesia.

News

AQUA Group Luncurkan Laporan Keberlanjutan

sebulan yang lalu

Dengan Komitmen Ganda AQUA untuk Pembangunan Berkelanjutan,  Laporan ini Merupakan Bentuk Transparansi dan Akuntabilitas Kepada Pemangku Kepentingan.

  • Satu untuk Sepuluh

    setahun yang lalu

  • Wahana Kebaikan Alam:…

    setahun yang lalu

  • DNC

    setahun yang lalu

 

Facebook AQUA

Bergabunglah dengan Facebook AQUA dan nikmati indahnya berbagi cerita dan pengalaman Anda seputar kesehatan bersama dengan konsumen AQUA lainnya.

Member

Daftar Baru