Twitter Updates

  • Semua pertanyaan yang masuk akan kami pilih dan jawabannya akan kami post di…
  • Selamat sore! Punya pertanyaan seputar kesehatan? Coba kirimkan pada kami.…
  • Selamat pagi! Yuk dengarkan talkshow AQUA bersama @hardrockfm di http://...
  • Ingin mengajak AQUA untuk bekerja sama sebagai sponsor acara/kegiatan? Dapatkan…
  • Selamat pagi! Bagaimana dengan aktivitas pagi Anda hari ini?
  • Selamat sore! Terima kasih atas kepercayaan Anda atas Kebaikan Alam AQUA :)…
  • Selamat pagi! Sudahkah Anda minum air putih hari ini?

Manfaat Kesehatan

Telusuri semua manfaat air bagi kesehatan tubuh kembali ke halaman depan Manfaat Kesehatan

setahun yang lalu

Air Dan Pencegahan Pembentukan Batu Empedu

Oleh: dr Nur Fatimah, SpGK, MS (Departemen Ilmu Gizi Medik FK UNPAD Bandung - Anggota PDGMI Bandung)

PENDAHULUAN 

Batu empedu adalah timbunan kristal di dalam kandung empedu atau di dalam saluran empedu. Rasa sakit yang sangat dan pengobatan dengan operasi tentunya akan membuat kita semua berusaha untuk menghindarinya.  

Batu empedu dapat terdiri dari berbagai bahan seperti kolesterol, bilirubin dan garam kalsium atau campurannya. Yang lebih berisiko untuk menderita batu empedu antara lain wanita usia lanjut, mereka dengan obesitas, asupan lemak tinggi atau adanya faktor keturunan. 

Empedu dikeluarkan dari kandung empedu saat kita makan dan digunakan tubuh untuk membantu pencernaan lemak.  Pengosongan kandung empedu yang tidak teratur dan tidak lengkap dapat menyebabkan kadar empedu berlebihan dalam kandung empedu dan merangsang pembentukan batu. Asupan makanan yang rendah serat dapat merupakan salah satu penyebab utama batu empedu. 

Pengobatan dilakukan dengan cara operasi pengangkatan batu empedu atau kandung empedu. Sedangkan rasa sakit hebat yang hilang-timbul bisa dihindari atau dikurangi dengan menghindari atau mengurangi makanan berlemak. 

PENCEGAHAN 

  • Meningkatkan asupan sayuran, buah-buahan, dan serat makanan dan serat makanan lain yang akan mengikat sebagian kecil empedu di usus sehingga menurunkan risiko stagnasi cairan empedu di kandung empedu. 
  • Mengurangi asupan makanan sumber kolesterol yang akan menurunkan kejenuhan kolesterol di kandung empedu. 
  • Mengurangi asupan lemak jenuh dan makanan yang digoreng, sehingga akan menurunkan bahan baku pembentukan kolesterol. 
  • Minum sekitar 8 gelas air setiap hari untuk menjaga kadar air yang tepat dari cairan empedu. 
  • Mencapai berat badan ideal penting dalam pengobatan dan pencegahan batu empedu. 
  • Untuk mencegah kasus yang terlanjur parah, setiap orang disarankan untuk melakukan check up rutin, sehingga segala pengobatan tidak terlambat.

APAKAH AIR MEMPUNYAI PERAN

Cairan empedu mengandung sejumlah besar kolesterol yang biasanya tetap berbentuk cairan. Jika cairan empedu menjadi jenuh karena kolesterol, maka kolesterol bisa menjadi tidak larut dan membentuk endapan diluar cairan empedu. Kelarutan empedu didasarkan pada konsentrasi relatif dari kolesterol, asam empedu, fosfatidilkolin (lesitin) dan air. Pembentukan batu empedu telah ditemukan terkait dengan rendahnya tingkat konsumsi air sehari-hari. Asupan air harian yang cukup bisa mencairkan empedu dan mencegah penumpukan empedu yang pada gilirannya dapat membantu mencegah pembentukan batu empedu pada mereka cenderung untuk kondisi ini 

Adalah penting untuk mengenali bahwa selama penurunan berat badan aktif, saturasi kolesterol empedu awalnya meningkat. Sekresi dari semua komponen empedu berkurang selama penurunan berat badan, tetapi sekresi asam empedu menurun lebih dari itu kolesterol. Oleh karena itu, pada program penurunan berat badan penting untuk tetap menjaga fungsi hati normal dan asupan cairan yang cukup supaya tidak terjadi penumpukan empedu. 

BAGAIMANA CARANYA UNTUK MENGETAHUI STATUS HIDRASI TUBUH KITA?

Banyak cara untuk mengetahui status hidrasi tubuh kita, baik melalui pemeriksaan klinis, cairan darah maupun urin. Tetapi cara yang praktis, mudah dan dapat dilakukan sendiri adalah dengan membandingkan warna urin kita dengan deretan warna yang ada di alat peraga PURI (periksa urin sendiri). Dengan membaca hasil tersebut kita dapat segera mengambil kesimpulan bagaimana status hidrasi kita dan mengambil langkah sederhana untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh kita.

KESIMPULAN 

Air merupakan salah satu komponen esensial dalam tubuh kita yang harus terpenuhi kebutuhannya untuk menjaga fungsi seluruh organ tubuh kita tetap normal. Kekurangan air dapat mengganggu kerja setiap sistem tubuh, dalam hal ini kekurangan air pada fungsi pencernaan, khususnya cairan empedu akan menjaga saturasi cairan empedu tetap normal sehingga akan mencegah risiko pembentukan batu empedu. Biasakanlah minum air 8 gelas atau sekitar 2 L per hari dapat menjaga fungsi pencernaan tetap baik.

View Archive

News

AQUA Group Luncurkan Laporan Keberlanjutan

4 bulan yang lalu

Dengan Komitmen Ganda AQUA untuk Pembangunan Berkelanjutan,  Laporan ini Merupakan Bentuk Transparansi dan Akuntabilitas Kepada Pemangku Kepentingan.

  • Satu untuk Sepuluh

    2

  • Wahana Kebaikan Alam:…

    2

  • DNC

    2

 

Facebook AQUA

Bergabunglah dengan Facebook AQUA dan nikmati indahnya berbagi cerita dan pengalaman Anda seputar kesehatan bersama dengan konsumen AQUA lainnya.

Member

Daftar Baru